Tips dan Trik Mencari Referral

"Bagaimana Cara Cari Referral?"

Saya bukan marketer top, tetapi saya ingin sedikit berbagi, karena ada beberapa teman yang bertanya "Bagaimana sih caranya cari referral, kok saya sangat kesulitan?"


Saya jawab, "Saya tidak pun tidak tahu pasti bagaimana caranya."

Tetapi, kira-kira seseorang yang sudah sangat kita percayai, bahwa apapun yang ia berikan kepada kita pasti terbaik, ketika menawarkan sesuatu, apakah kita akan menolak?



Ada beberapa orang yang baru aja kenal. eh tiba-tiba langsung tanpa basa-basi "memaksa" untuk ikut ini dan itu. Menawarkan ini dan itu, tanpa dia "mengambil" hati saya terlebih dahulu.

Sangat penting sekali teori Pak Tung Desem Waringin, Sales Magic, diterapkan. Ya, memang kita bukan sales, kita tidak jualan, tetapi dalam kehidupan ini kita tidak akan hidup kalau kita tiak bisa menjual. Menjual apapun. Kita bekerja karena kita bisa menjual jasa dan tenaga kita. Bisnis profitclicking, jika mereferralkan, juga dituntut kemampuan menjual.

Ada empat komponen penting agar kita bisa menjual, dan kita harus tahu di mana letak batu-batu penjualannya, untuk memudahkan kita mencari referral:

1. Building Trust (Bangun Kepercayaan)

Kira-kira kalau kita tidak percaya apakah orang akan mau membeli pada kita? Kira-kira kalau kita tidak kenal orang yang membawa Bisnis kita, apakah kita akan percaya? Ingat,, kenal di sini bukan berarti harus pernah ketemu. Kenal di sini adalah kenal dalam hal reputasi, kenal track record kita, dan kenal bahwa kita adalah orang yang layak kita percayai, orang yang layak kita jadikan sandaran untuk sukses, orang yang akan membina kita untuk sukses.

Building trust di sini juga termasuk edifikasi. Jangan lupa edifikasi perusahaan (Bisnis anda), upline Anda, atau leader Anda. Menjelaskan track record Bisnis kita, juga orang-orang yang sudah sukses di sini juga merupakan bagian dari edifikasi. Jangan selalu edifikasi diri sendiri, apalagi jika kita belum bisa menunjukkan hasil apa-apa.

2. Building Need (Membangun rasa butuh)

Orang akan membeli apapun atas apa yang kita jual jika ia merasa butuh, dan tentu sudah percaya terlebih dahulu. Apa sih yang orang butuhkan kaitannya dengan Bisnis yang akan kita tawarkan itu? Misal orang yang memiliki bisnis online, bisa ditunjukkan dengan keuntungan keuntungannya . Kalau prospek kita kita orang biasa? Siapapun orang butuh uang. Orang yang kaya ingin semakin kaya, orang yang miskin ingin kaya. Mereka semua butuh uang. Ajak mereka berpikir tentang kehidupan, impian, masa depan, dan cita-cita anak-anak mereka. Hitung dengan cara kita hari ini. Tetapi sekali lagi jangan dengan menggurui. Siapapun, orang sebodoh apapun, tidak ingin digurui. Buat orang butuh. Kalau sudah butuh, berapapun harga, dan apapun yang Anda jual akan laku.

3. Offering (Menawarkan)

Setelah prospek kita percaya, juga butuh perubahan hidup. Lalu kita tawarkan peluang Bisnis kita misalnya (Profit Clicking). Gambarkan gambaran ke depannya, peluangnya seperti apa. Pahamkan. Jangan diiming-imingi, tetapi dipahamkan. Jika mereka mengambil langkah untuk terlibat di PC, dan sungguh-sungguh mengerjakan, peluangnya seperti apa? Juga pahamkan bahwa bisnis apapun harus dikerjakan. Tidak ada hasil tanpa usaha. Orang yang mendapat gajian tiap bulan pun harus kerja sungguh-sungguh baru dapat hasil.

4. Handling Objection (Mengatasi Keberatan)

Biasanya setelah orang percaya pada kita, kemudian butuh perubahan dan sudah dipahamkan dan dijelaskan tentang Profitclicking dan peluangnya, mungkin mereka akan mengemukakan kendala atau masalah yang menjadi keberatan mereka. Misal masalah modal.

Modal utama untuk usaha bukanlah uang, tetapi tekad yang kuat untuk maju. Jika semua modal utama adalah uang, maka Bob Sadino tidak akan jadi orang kaya, maka Bos PT Gudang Garam akan tetap miskin, maka Bos Maspion akan hanya menjadi orang miskin, dan anak-anak orang kaya yang berkelimpahan harta pasti akan sukses.

Tetapi, karena tekad yang merupakan modal utama, maka modal uang bisa diciptakan. Kita dianugerahi otak, kemampuan. Contoh sederhana: Kita yang menjadi perokok berat. Apakah kita akan diam saja pasa tidak punya rokok, padahal kita sangat-sangat ingin merokok,, hanya karena tidak punya uang? Tidak. Pasti tidak. Akan ada 1001 satu cara untuk sukses mendapatkan rokok, mungkin dengan cara main ke rumah teman sehingga kita merokok, atau ngutang di warung sehingga kita bisa merokok. Semua itu dilakukan karena keinginan kuat untuk sukses bisa merokok.

Itu kesuksesan kecil, kenapa kita tidak lakukan untuk sukses besar di PC?

Apapun alasannya, selalu ada 1001 alasan untuk sukses dan 1001 alasan untuk gagal.

Maaf teman-teman semua, hanya sekedar share, bukan menggurui. Tetapi mudah-mudahan sedikit tips dan strategi ini bermanfaat bagi rekan-rekan semua. Aamiin.
sumber : Lintang Sunu T (https://www.facebook.com/groups/139937952747249/permalink/411049858969389/)

Share this: